Sigap Sejahtera Ubah Kampung Jadi Luar Biasa

 

TANJUNG REDEB – Mendorong percepatan pembangunan kampung, Pemerintah Kabupaten Berau bekerjasama dengan Non Government Organization (NGO) The Nature Conservancy (TNC), mencanangkan program Sigap Sejahtera, aksi inspiratif warga untuk perubahan sejahtera di 100 kampung se-Kabupaten Berau. TNC menggagas program model pendekatan pembangunan kampung dengan pemberdayaan masyarakat sekaligus dalam upaya pelestarian lingkungan.

Mengimplementasikan program ini, Senin (4/12/2017) digelar pelatihan aplikasi Sigap (akSi Inspiratif warGA untuk Perubahan), bagi kurang lebih 1.200 peserta yang berasal dari aparatur kampung, pemerintah kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pelatihan yang digelar di GOR Pemuda Tanjung Redeb, dibuka secara resmi oleh Bupati Berau, Muharram. Turut hadir Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah, Sekda Berau, Jonie Marhansyah, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, M. Jauhar Efendi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir mengungkapkan, Sigap adalah bahasa Banua yang berarti selalu siap, cepat, cekatan. Sehingga dengan program aksi inspiratif warga untuk perubahan mengajak masyarakat kampung untuk selalu siap, cepat dan cekatan dalam mendorong pembangunan kampungnya.

“Dengan sigap, maka kita akan bisa mencapai apa yang diharapkan, sehingga kita harus selalu sigap,” imbuhnya.

Aksi inspiratif warga untuk perubahan sejahtera, disampaikan Ilyas, diwujudkan dalam upaya merubah warga kampung menjadi luar biasa. Melalui program ini diberikan pelatihan kepada kepala kampung beserta perangkatnya, baik sekretaris kampung maupun Badan Usaha Milik Kampung (BUMK), hingga para camat. Sehingga program sigap ini tidak hanya menjadi model pendekatan pembangunan kampung di Kabupaten Berau sebagai pioner, namun juga untuk Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Berau yang mendukung penuh. Serta kepada TNC yang membiayai sepenuhnya programnya,” ungkapnya.

 

Dalam program Sigap, setiap kampung akan mendapat dukungan smart phone berbasis android untuk aplikasi Sigap. Dimana dengan memanfaatkan teknologi informasi ini akan semakin mempercepat pembangunan kampung. Sebanyak 1.200 smartphone dibagikan TNC kepada perangkat kampung.

“Ini sangat luar biasa dalam dukungan untuk pembangunan kampung di Berau,” ucap Ilyas.

Sementara Bupati Berau, Muharram, memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap program Sigap yang digagas TNC. Saat ini, disampaikan Muharram, perkembangan teknologi informasi begitu cepat sehingga harus dimanfaatkan maksimal dalam mendorong percepatan pembangunan kampung. Sehingga dapat mencapai visi Kabupaten Berau di 2021 yang sejahtera, unggul dan berdaya saing.

“Keberadaan TNC sangat luar biasa dalam support pembangunan Kabupaten Berau, termasuk gagasan Sigap Sejahtera,” ungkapnya.

Melalui program Sigap, diharapkan Muharram, akan mendorong tata kelola pemerintahan kampung yang baik. Dimana pemerintah kampungnya memahami tentang regulasi pengelolaan kampung dan memahami detail kondisi wilayahnya. Lalu memiliki perencanaan pembangunan kampung yang baik dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) yang baik.

 

Selanjutnya melaksanakan program dengan efisien, efektif dan transparansi. Serta yang terpenting adalah menyusun dan menyampaikan pertanggungjawaban tepat waktu. Melalui Sigap sejahtera, disampaikan Muharram, juga mendorong adanya wilayah kelola. Melalui pola ini pemerintah kampung harus memastikan warganya mendapat kesempatan untuk berusaha di wilayahnya.

“Semua masyarakat harus mendapat ruang untuk berusaha. Sehingga pemerintah kampung harus punya profil desa,” ungkapnya.

Dengan Sigap, Pemkab Berau juga mendorong pemerintah kampung untuk membentuk BUMK, dimana dengan badan usaha akan menggerakkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Jika BUMK ini dbentuk dan dikelola dengan baik, saya yakin akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tandasnya.(advertorial/hms4/Miko Gusti Nanda/bnc).