Agar Tak Arogan, Satpol PP Berau Gelar Latihan Mental dan Fisik Personel Lapangannya

 

TANJUNG REDEB – Eksistensi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan salah satu kekuatan terdepan yang dapat diandalkan dalam penegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam rangka menciptakan personil Satpol PP dengan kedisiplinan tinggi, humanis, serta berdedikasi, maka Satpol PP Berau menggelar Pelatihan Mental dan Fisik bagi 48 personel pelaksana lapangannya. Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Satpol PP Berau, mulai 22 November 2017 hingga 25 November 2017.

Kepala Satpol PP Berau, Iramsyah kepada beraunews.com mengatakan, latihan mental dan fisik anggotanya digelar pada 22 -25 November 2017, dengan melakukan koordinasi mitra kerja dari TNI, Polri serta pihak terkait pemberian materi fisik maupun mental tersebut.

“Anggota Satpol PP harus memiliki fisik terlatih dan mental yang kuat, oleh karena itu seluruh anggota yang bertugas sebagai pengamanan wajib menjalani latihan pembinaan mental dan fisik yang kita laksanakan ini,” katanya.

 

Selain itu, tambah Iramsyah, kegiatan pelatihan pembinaan mental dan fisik untuk saat ini telah menjadi suatu keharusan sebagai bagian dari semangat dan kekuataan kelembagaan. Sehingga peserta pelatihan, diharapkannya, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Apalagi, menurut Iramsyah, belakangan ini, kinerja Satpol PP sedikit mengalami penurunan. Sehingga melalui pembekalan ini, diharapkan petugas lapangan Satpol PP bisa bekerja lebih baik lagi.

“Dengan pembekalan ini, kita harapkan anggota Satpol PP dalam menjalankan tugas lapangannya, tidak bertindak arogan, melainkan mengedepankan susila, etika dan kesantunan,” imbuhnya.

Kerjasama dengan Polres Berau, dikatakan Iramsyah, dimaksudkan agar para anggota bisa menangani huru-hara atau pengendalian masa, apabila menghadapi terjadinya aksi demonstrasi atau sejenisnya.

“Untuk anggota TNI kami ingin agar anggota memiliki fisik yang bagus dan mental yang kuat. Selain itu, mereka juga didik memiliki rasa tanggungjawab dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya.(Miko Gusti Nanda/bnc)