Pemadaman Bergilir, Pendistribusian Air Bersih Terhenti

TANJUNG REDEB- Pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir membuat banyak aktivitas terhambat, baik aktivitas masyarakat sehari-hari maupun kegiatan perkantoran. Bukan hanya itu, akibat pemadaman listrik pun pendistribusian air bersih PDAM Tirta Segah ke masyarakat ikut terhambat.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi mengakui jika memang pemadaman listrik yang dilakukan PLN saat ini menghambat pendistribusian air bersih. Akibatnya beberapa wilayah yang mendapat pendistribusian air bersih dari IPA yang terkena pemadaman pun terhambat.

"Ya memang akibat dari pemadaman ini, pendistribusian kita terhambat," ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Selasa (08/08/2017).

Dikatakannya, seperti halnya saat ini, dimana pemadaman terjadi, membuat IPA Singkuang tidak dapat beroperasi. Akibatnya IPA Singkuang tidak bisa mendistribusikan air bersih ke wilayah Kelurahan Gunung Panjang dan Karang Ambun.

"Kalau wilayah Singkuang itu mensuplai air bersih ke wilayah Tanjung Redeb sebagian juga. Sedangkan di wilayah menuju arah Kilometer 5 masih bisa didistribusikan karena disuplai dari IPA Raja Alam," tambahnya.

Sementara ini, hanya IPA Raja Alam yang memiliki Generator Set (Genset) sendiri sehingga jika ada pemadaman listrik, masih bisa mendistribusikan air bersih ke masyarakat.

"Kalau kita menggunakan genset, memang operasional kita lebih besar," kata dia.

Adief berharap masyarakat bisa mengantisipasi kekurangan air bersih di rumah dengan menampung saat air mengalir untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kita harap masyakarat bisa melihat jadwal pemadaman yang ada, dan mengantisipasi terhentinya pendistribusian air, sehingga masyarakat mempunyai stok air bersih," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia