Selain Menjaga Kualitas Air, Pembersihan IPA Singkuang Juga Bagian dari Perawatan

 

TANJUNG REDEB – Guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan, yakni kualitas air yang bersih, PDAM Tirta Segah melakukan pembersihan rutin setiap Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada, dan Rabu (26/07/2017), giliran IPA Singkuang yang dibersihkan.

Selain menjaga kualitas air, pembersihan ini juga bertujuan untuk merawat IPA, oleh karena itu, secara bersama-sama, setiap pegawai PDAM melakukan pembersihan di area Instalasi tersebut.

BACA JUGA : IPA Raja Alam Dibersihkan, Air Tetap Mengalir

“Sesuai dengan rencana kami sejak awal, dan sesuai dengan perencanaan yang telah kami buat bahwa setiap 3-4 bulan kita akan melakukan pembersihan serta pengurasan total terhadap pipa kita yang berada di daerah Singkuang ini,” ungkap Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi yang ditemui beraunews.com disela-sela aktivitasnya mengawasi pembersihan IPA Singkuang.

 

Dikatakannya, pembersihan dilakukan karena memang situasi di seluruh alat pengolahan yang diendapi lumpur, dan sudah mulai memadat. Tak hanya itu, pengurasan ini juga untuk pembersihan dari hal-hal lain yang dapat menyebabkan penyumbatan, seperti sampah atau sejenisnya.

“Maka dari itu, selama satu hari penuh ini, kami dari PDAM Tirta Segah Kabupaten Berau melakukan pembersihan total. Sebenarnya pembersihan ini sudah dilakukan sejak April, tetapi hanya di bagian permukaan," imbuhnya.

BACA JUGA : IPA Perlu Dibersihkan, Aliran Air PDAM Bakal Mati 2 Hari

Karena dilakukan secara menyeluruh, Adief mengatakan, jika selama proses pembersihan ini berlangsung, dampak yang dapat terjadi, yaitu dalam kurun waktu 2 hari, yang terhitung sejak Rabu hingga esok harinya, saluran air akan serentak dimatikan.

“Tetapi mudah-mudahan, jika misalkan pengerjaannya dapat selesai dalam waktu yang cepat, maka paling lambat besok pagi, air sudah mulai normal kembali, walaupun pemberitahuannya kita sampaikan dua hari, karena untuk berjaga-jaga," ungkapnya.

 

Wilayah cakupan yang menerima dampak dimatikannya saluran air, yaitu mulai dari daerah Murjani 2, Murjani 3, Teuku Umar, Gunung Panjang, hingga Pulau Panjang.

“Setelah ini kemungkinan kita akan melakukan pembersihan ke daerah IPA Sambaliung lagi, karena daerah yang lainnya juga sudah kita lakukan pembersihan sebelum di Singkuang ini, yakni di Teluk Bayur dan Raja Alam," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia