IPA Raja Alam Dibersihkan, Air Tetap Mengalir

 

TANJUNG REDEB – Pembersihan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Raja Alam yang dilakukan pada Sabtu (22/07/2017) kemarin sengaja tidak diumumkan kepada masyarakat, lantaran selama proses pembersihan, distribusi air tidak terganggu.

Hal ini dijelaskan oleh Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi saat dihubungi beraunews.com. Dikatakannya, pembersihan total IPA memang tidak diberitahukan kepada warga yang aliran airnya berasal dari IPA Raja Alam, lantaran air yang didistribusikan masih mengalir.

"Ini karena adanya 2 pabrik pengolahan air yang terdapat di dalam IPA Raja Alam, jadi ketika salah satu pabrik pengolahan dimatikan, maka yang satu masih berfungsi," terangnya.

BACA JUGA : Komitmen Terus Jaga Kualitas Air PDAM, Giliran IPA Raja Alam Dibersihkan

IPA Raja Alam merupakan satu-satunya yang memiliki 2 pabrik pengolahan air, dengan kapasitas total 200 liter per detik.

"Masing-masing pabrik pengolahan bisa mengalirkan 100 liter/detiknya. Jadi, pada saat kami melakukan pembersihan total di IPA tersebut, satu pabriknya masih bisa beroperasi meskipun tekanan airnya kecil," imbuhnya.

BACA JUGA : IPA Perlu Dibersihkan, Aliran Air PDAM Bakal Mati 2 Hari

"Hanya IPA Raja Alam ini yang punya 2 pabrik, untuk IPA lainnya tidak, jadi kalau ada pembersihan total, otomatis air tidak akan bisa mengalir alias mati. Makanya untuk proses pembersihan di IPA Singkuang besok, akan ada mati air karena tidak ada pabrik pengolahan yang bisa mem-back up," pungkasnya.(bnc)