Minimalisir Keluhan Pelanggan, Pemasangan SR Tahap II Lebih Selektif

 

TANJUNG REDEB – Untuk pemasangan tahap kedua sambungan rumah (SR) dari PDAM Tirta Segah, dilakukan seleksi melalui beberapa tahap. Hal ini dilakukan lantaran berkaca dari yang sebelumnya, dimana pemasangan sekitar 2 ribu lebih SR yang telah rampung di tahap I.

“Memang lebih selektif untuk pemasangan tahap 2 ini, apalagi data pelanggan yang masuk dalam antrean sekitar 2.000 nama, dan target dari PDAM Tirta Segah sendiri adalah merampungkan 1.000 SR di tahap ini, jadi perlu ketelitian sebelum memutuskan nama-nama pelanggan yang lolos seleksi dan bisa mendapatkan pemasangan SR,” ungkap Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi, kepada beraunews.com.

Seleksi pelanggan tak hanya sebatas data atau berkas yang masuk, melainkan secara keseluruhan. Dan untuk saat ini, diakui Adief proses seleksi baru masuk tahap pertama.

“Setelah berkas lengkap dan lolos, kami akan lihat ke lokasi terlebih dahulu untuk mengetahui kondisinya apakah sudah terpasang pipa atau belum. Kedua, bagaimana aliran air yang ada, apakah masih lancar atau malah justru tersendat-sendat bahkan sering mati,” lanjutnya.

Ya, kondisi aliran air juga menentukan apakah bisa terpasangnya SR di daerah tersebut atau tidak, karena jika air yang mengalir ke daerah tersebut sering mati atau tidak lancar, maka itu adalah tanda agar PDAM Tirta Segah tidak menambah lagi jaringan di daerah tersebut.

“Kalau yang ada sekarang saja sudah sering mati aliran airnya, bagaimana kalau mau menambah lagi? Malah lebih susah lagi nanti warga mendapatkan air karena harus berbagi aliran airnya,” tegasnya.

BACA JUGA : Tahun Ini, Target 1.000 SR Bagi Pelanggan Terdaftar di Tahun 2011 – 2013

Setelah melalui proses seleksi jaringan pipa dan kondisi aliran air, yang ketiga adalah mengevaluasi data yang masuk apakah benar-benar sudah sesuai dengan kondisi riilnya di lapangan.

“Jadi poinnya ada 3 tahapan seleksi, pertama survei lapangan untuk mengecek kondisi jaringan pipa, tekanan air, dan kemungkinan sudah terpasang atau belum. Tahap kedua dicek lagi berdasarkan pemetaan gambar jaringan pipa utama, posisi pipa besarnya itu dimana, apakah melewati daerah yang akan dilakukan SR ataukah tidak? Dan ketiga adalah survei langsung ke lapangan, datang ke lokasi yang bersangkutan,” bebernya.

Dikatakan Adief, dari hasil seleksi awal, sudah tersaring sekitar 800 yang tidak bisa dipasang alias gugur. Dan ada kemungkinan nantinya pada saat seleksi kedua dan ketiga, ada lagi sejumlah nama pelanggan yang gugur.

“Dari 1.200 nama pelanggan yang tersisa, bisa jadi nanti juga akan berkurang lagi karena proses seleksi yang ada. Jadi, untuk pelanggan yang masuk dalam antrean tahun 2011-2013, diharapkan untuk bersabar hingga proses seleksi ini selesai, karena dari PDAM Tirta Segah sendiri juga tidak ingin nantinya penambahan pemasangan juga menambah keluhan, lantaran tidak mendapatkan aliran air,” pungkasnya.(bnc)