Tinjau IPA Talisayan, Banyak Jaringan Rusak Akibat Kegiatan Alat Berat

 

TALISAYAN–Saat melakukan kunjungan ke IPA Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan pada Senin (08/05/2017), Direktur PDAM Tirta Segah Adief Mulyadi Bersama sejumlah pegawai PDAM selain meninjau IPA, juga melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Kemudian, pihaknya juga langsung melakukan pengecekan jaringan induk yang menghubungkan ke tiga kampung yakni Kampung Dumaring, Kampung Talisayan, dan Kampung Capuak.

Hal itu dilakukan untuk memastikan semua komponen atau peralatan di IPA Dumaring dapat beroperasi dengan baik. Tidak itu saja, pihaknya juga melakukan inventarisir jumlah pelanggan, termasuk kondisi jaringan pipa induk maupun pipa SR (sambungan rumah). Bahkan, saat melakukan peninjauan tersebut, pihaknya membawa sejumlah tim teknis untuk melakukan pemeriksaan.

“Ada empat tim, ada yang khusus memeriksa peralatan di IPA dan di intake, ada yang khusus memeriksa pelanggan, ada pengecekan pipa, serta ada yang bertugas mendatangi pemerintah kampung dan pihak kecamatan. Karena target kita ke sini yakni IPA ini dapat beroperasi dengan baik,” ungkap Adief kepada beraunews.com, Selasa, (09/05/2017)

 

Namun diakuinya, untuk mengoperasikan IPA yang ada di Kampung Dumaring tersebut dalam waktu dekat ini tidaklah mudah, dan akan memakan waktu lebih lama. Pasalnya, selain belum adanya saluran listrik dari PLN Talisayan, di sisi lain, pipa distribusi dan kondisi meteran yang sudah terpasang di pelanggan sudah banyak yang rusak.

“Bahkan, di sekitar wilayah Talisayan, serta Kampung Dumaring menuju Capuak sudah banyak pipa kita yang tergerus oleh pekerjaan alat berat. Dan itu butuh waktu lagi untuk menyambung dan memperbaikinya,” terangnya.

 

Sementara itu, terkait serah terima IPA dari DPUTR ke pihaknya, diakuinya, telah ada pembicaraan tentang proses tersebut pada Senin (08/05/2017), kemarin. Namun, yang menjadi kendalanya adalah, bagaimana mengoperasikan IPA tersebut ditengah banyaknya jaringan yang mengalami kerusakan. Sementara untuk perbaikan jaringan IPA sendiri, tidak mungkin dilakukan oleh pihak PDAM. Disamping anggaran perbaikannya terlalu besar, PDAM juga tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

“Kalau serah terima biar kami sama PU saja. Terus terang, masih banyak pekerjaan rumah bagi kami sebelum ini dioperasikan. Tapi kalau kita tidak mulai, kapan lagi. Karena kita di sini membawa misi pemerintah, bagaimana IPA ini dapat berfungsi, dan pelayanan air bersih ke masyarakat itu berjalan,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia