Antisipasi Kesalahan Baca Meter Air, PDAM Berlakukan Inovasi Sistem Online

 

TANJUNG REDEB – Demi kepercayaan dan penataan sistem pembayaran air oleh pelanggan menjadi lebih baik, PDAM Tirta Segah saat ini telah memberlakukan sistem digitalisasi meteran. Digitalisasi meteran merupakan inovasi yang dilakukan PDAM, menyusul banyaknya keluhan pelanggan terkait pembayaran yang tiba-tiba membengkak.

"Banyak pelanggan kita yang mengeluh membayar air ini tidak sesuai dengan pemakaian mereka, alias tidak sesuai dengan yang ada di meteran. Untuk memastikan pembayaran sesuai dengan jumlah pemakaian, kami sekarang gunakan sistem online," ujar Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi kepada beraunews.com, Senin (13/02/2017).

Dikatakannya, berapapun pemakaian air yang tertera pada meteran pelanggan akan dikoneksikan ke sistem online, yang kemudian dapat diakses pelanggan untuk memastikan penggunaannya sesuai dengan jumlah tagihan.

"Kadang ada juga pengecek meteran yang kita tugaskan ini tidak benar-benar jalan ke rumah warga untuk mengecek angka meteran air, tapi cuma main kira-kira saja. Ini yang bahaya, bisa membuat tagihan pelanggan kita tidak sesuai dengan air yang digunakan," jelasnya.

Dengan sistem online tersebut, menurutnya dapat mencegah kecurangan yang dilakukan pihak manapun. Sebab angka meteran di online dan di meteran warga akan selalu sama.

"Sistem ini sudah berjalan. Kita berharap dengan sistem seperti ini, kepercayaan pelanggan tidak akan berkurang kepada PDAM, karena pelanggan sendiri juga bisa mengecek berapa angka meteran yang mereka gunakan setiap bulan," ucapnya.

Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme PDAM dalam bekerja melayani kebutuhan dasar masyarakat tersebut.

"Kita juga berharap hal ini dapat menjadikan kinerja kita jauh lebih baik dalam melayani pelanggan. Karena kepuasan pelanggan adalah yang utama dan paling penting bagi kami," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia