Inovasi Baru, PDAM Buka Fasilitas Pembayaran Via ATM

 

TANJUNG REDEB – PDAM Tirta Segah tak hentinya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Setelah melakukan Sambungan Rumah (SR) berkala secara kontinyu, kini PDAM juga memberikan inovasi atau terobosan baru yang juga semakin memanjakan pelanggan, yaitu mudahnya pembayaran rekening air melalui ATM.

Sistem pembayaran ini diakui Direktur PDAM Tirta Segah Adief Mulyadi, dilaksanakan setelah sebelumnya melakukan inovasi berupa pembacaan meteran air dengan sistem ponsel pintar.

“Ini kelanjutannya dari inovasi yang sebelumnya, dan untuk saat ini baru Bankaltim yang kerjasama dengan PDAM, tapi tidak menutup kemungkinan nantinya bank-bank lain maupun non bank, juga akan kita ajak kerjasama jika memang sistemnya (IT-red), sesuai dengan sistem yang dijalankan di PDAM,” terangnya kepada beraunews.com, Sabtu (11/02/2017).

Untuk sistem pembayaran via ATM Bankaltim ini sudah mulai berjalan bulan ini. Jadi, pelanggan tak perlu repot datang ke kantor PDAM untuk melakukan pembayaran. Yang lebih istimewanya, sebelum melakukan pembayaran, pelanggan bisa mengecek total jumlah tagihan airnya.

“Nanti di ATM itu muncul menunya, tinggal diikuti saja. Pilih kode PDAM Berau, masukkan nomor pelanggan (Nopel) meteran air, akan muncul total jumlah tagihan yang mesti dibayar. Kalau pelanggan hanya ingin mengecek saja tanpa membayar, bisa di-cancel (dibatalkan) saat muncul pilihan pembayaran,” bebernya.

Rencana ini, diakui Adief, sebenarnya sudah tercetus sejak pertengahan tahun lalu, ketika dirinya baru saja menjabat sebagai Direktur PDAM. Permasalahan banyaknya beban tunggakan lantaran pelanggan kesulitan dalam hal pembayaran tagihan, membuatnya berpikir keras guna dapat menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.

“Dari sinilah PDAM melakukan pembenahan sistem intern supaya masyarakat mudah melakukan pembayaran, tanpa harus ke kantor PDAM. Ya meskipun nantinya pelanggan yang memilih membayar via ATM Bankaltim tetap harus membayar biaya administrasinya sebesar Rp2.500,” ucapnya.

Sistem pembayaran via ATM ini untuk sementara hanya berlaku bagi nasabah Bankaltim. Tetapi untuk non nasabah Bankaltim, tetap bisa melakukan pembayaran. Caranya, dengan melakukan penyetoran lewat teller Bankaltim berupa uang cash (tunai).

“Sama seperti setoran pada umumnya. Hanya saja rekening yang dituju adalah rekening PDAM Tirta Segah Berau, dan ini bisa dilakukan pelanggan dimanapun dia berada, entah di kampung-kampung, luar kota seperti Samarinda, Balikpapan, selama itu ada jaringan ATM Bankaltim atau kantor kas Bankaltim,” imbuhnya.

Namun, meskipun sudah ada sistem pembayaran via ATM atau teller Bankaltim, pelayanan loket pembayaran tagihan di kantor PDAM tetap masih buka. Jadi, bagi pelanggan yang lokasinya lumayan jauh dari ATM atau Bankaltim, dan dekat dengan kantor PDAM, bisa datang langsung untuk melakukan pembayaran.(bnc)