Tingkatkan SDM Pengelolaan Arsip, KAD Berau Gelar Bimtek

 

TANJUNG REDEB – Untuk meningkatkan sistem kearsipan di lingkungan SKPD yang ada di Berau, Kantor Arsip Daerah (KAD) Berau, melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kearsipan.

Bimtek bertemakan 'Perubahan Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis di Lingkungan SKPD Kabupaten Berau' tersebut dilaksanakan sejak Senin (28/11/2016) hingga Selasa (29/11/2016), di Hotel Derawan Indah. Dihadiri kurang lebih 115 peserta dari berbagai SKPD, bimtek tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan, meski tampak tidak begitu penting, namun pada kenyataannya peran arsip dalam berbagai lingkungan kehidupan sangatlah penting dan berpengaruh.

"Kalau di undangan-undangan itu, kantor arsip ini namanya selalu paling bawah. Orang berpikir mungkin ini tidak begitu penting, padahal kehadiran kantor arsip di berbagai kegiatan untuk mendokumentasikan kegiatan. Itu menandakan mereka sangat dibutuhkan,” ujarnya.

 

Menurutnya, selama arsip masih dianggap tidak penting, maka banyak yang akan terancam keberadaannya, termasuk aset yang ada.

"Kalau segala sesuatu tidak terarsip dengan baik, yakinlah kita akan menemukan masalah dikemudian hari," tambahnya.

Adapun kelemahan sistem kearsipan yang saat ini masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan, dikatakan Wabup, kearsipan masih sangat rawan menjadi lahan korupsi oleh oknum tidak bertanggung jawab. Banyak aset pemerintah yang tergadaikan tanpa sepengetahuan Pemkab.

"Saya tahu, banyak aset Pemkab yang dipinjamkan ke pihak lain. Ini salah satu bentuk dari kurangnya kesadaran untuk menningkatkan arsip disetiap lingkungan kerjanya, padahal itu sangat penting dan dibutuhkan. Jadi kelakuan oknum seperti ini bisa terdeteksi dengan cepat," katanya.

Melalui bimtek tersebut, ia berharap dapat terwujud sistem kearsipan yang lebih baik dan tertata dengan rapi. Hal itu juga guna membantu Pemkab dalam menyusun arsip yang masih tidak karuan atau bahkan tidak jelas.

"Misalnya tidak ada sertifikat tapi masih ada saksi hidup dan hal-hal yang menguatkan dan masih bisa kita klaim sebagai aset milik kita," tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala KAD Berau, Rumiansyah menjelaskan, tujuan utama dilaksanakannya bimtek kearsipan yang menghadirkan 2 arsiparis dari KAD Provinsi Kaltim, Risnawati dan Fangky Anugrah, sebagai pembicara, ia berharap setiap SKPD dapat menyajikan data dan informasi yang benar kepada pihak yang memerlukan dengan biaya seefisien mungkin.

Tumpukan arsip baik di kolong meja, di bawah gedung tangga kerja, dan pojokan ruang kerja memberi kesan arsip tidak terkelola dengan baik, sehingga peningkatan kemampuan SDM untuk mengelola arsip dengan baik sangat perlu dilakukan.

"Setelah bimtek ini, kita sangat berharap paradigma tentang arsip ini bisa diubah lebih baik lagi. Juga arsip dapat terjaga dengan baik, mudah dicari dan cepat ditemukan sewaktu-waktu ada yang membutuhkan," pungkasnya.(Marta)