Kapasitas IPA Mencukupi, Sebab PDAM Pasang Baru Sambungan Rumah

 

TANJUNG REDEB – Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat akan ketersediaan air bersih, PDAM Tirta Segah terus mengoptimalkan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) yang ada di wilayah perkotaan. Hal ini terbukti dengan PDAM dapat kembali melakukan Sambungan Rumah (SR) di 3 wilayah perkotaan, yang dilayani IPA Sambaliung dan Teluk Bayur.

Sebelumnya, untuk daftar tunggu tahap pertama, PDAM Tirta Segah telah mulai memberikan pelayanan sambungan baru secara bertahap sebanyak 1.541 SR di wilayah Kecamatan Tanjung Redeb dan sekitarnya, mulai hari Rabu (24/8/2016) lalu hingga 3 bulan kedepannya.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi mengatakan, kini PDAM mulai melayani sambungan rumah di 3 wilayah yang dilayani IPA Sambaliung dan Teluk Bayur. Tercatat sebanyak 1.497 daftar tunggu di tiga wilayah ini akan dilayani PDAM. Artinya, untuk ketiga wilayah ini, tidak ada pembagian tahapan dalam pelayanan sambungan baru.

Pihaknya pun telah menyampaikan surat edaran dan pengumuman kepada masyarakat di tiga wilayah untuk segera daftar ulang bagi yang sudah masuk daftar tunggu. Hal ini pun terlihat pada Senin (17/10/2016) di kantor PDAM Tirta Segah, Jalan Raja Alam, dimana hampir 100 calon pelanggan yang masuk dalam daftar tunggu telah melakukan daftar ulang hingga siang hari.

 

“3 wilayah ini secara kapasitas cukup. Sambaliung memang lebih kapasitasnya, Teluk Bayur juga lebih dan Gunung Tabur karena ditengah keduanya, ya sudah sekalian kita suplai,” katanya.

Secara teknis, diyakini Adief, pihaknya dapat melayani seluruh daftar tunggu karena telah melakukan perhitungan dengan mengoptimalkan IPA yang ada. Satu-satunya kendala adalah jaringan pipa yang belum merata di 3 wilayah tersebut.

Kapasitas IPA di wilayah perkotaan, dijelaskan Adief, secara teknis mampu menyuplai daftar tunggu yang ada. Sebab, antara kapasitas produksi air bersih IPA dengan jumlah pelanggan yang ada, saat ini masih belum terpenuhi.

Misalnya, di IPA Sambaliung yang memiliki kapasitas produksi hingga 30 liter per detik seharusnya mampu melayani pelanggan antara 1.500 hingga 2.000 pelanggan. Namun, saat ini baru mencapai sekitar 1.300 pelanggan, yang terbagi di Kecamatan Sambaliung sekitar 300 pelanggan dan di Kecamatan Tanjung Redeb sekitar 1.000 pelanggan.

“Teluk (IPA Teluk Bayur-red) itu sekitar 30 liter per detik, itu sekarang pelanggannya baru sekitar 1.200an. Dia bisa sampai 2.000, jadi dari segi kapasitas cukup,” jelasnya.

Dengan lebih maksimalkan kapasitas yang ada saja, ditambah Adief, pihak tidak harus menambah kapasitas IPA yang ada. Namun, kendala listrik tetap akan berpengaruh kepada kapasitas produksi air bersih PDAM Tirta Segah.

“Yang perlu kita lakukan evaluasi, itu adalah upaya perawatannya. Kalau selama ini, misalnya dengan kapasitas 30 liter per detik, kita harus pacu sampai 30 liter per detik itu terpenuhi. Kalau sekarang mungkin baru 10 liter atau 20 liter, itupun tidak terlalu beban. Karena sekarang dengan ada penambahan pelanggan ini, otomatis target 30 liter per detik itu harus kita kejar,” tambahnya.

Untuk itu, disampaikan Adief, pihaknya akan kembali melakukan perawatan dan perbaikan IPA Teluk Bayur paling lambat November mendatang. Selain menjaga kapasitas produksi tetap terpenuhi, perawatan rutin ini guna menjaga kualitas air bersih yang diproduksi setiap IPA.

“Dengan pemasangan baru ini, kita juga akan lakukan evaluasi dengan adanya perbaikan pompa dan sistem distribusinya juga akan kita lakukan perbaikan nanti,” ujarnya.

Dalam memberikan pelayanan sambungan baru ini, PDAM meminta kepada masyarakat yang telah terdaftar untuk melakukan daftar ulang dan sudah bisa langsung melakukan pembayaran biaya sambungan sesuai peruntukannya. Pembukaan pelayanan pembayaran dimulai sejak 17 Oktober 2016 hingga 18 November 2016 mendatang. Dengan waktu daftar ulang hingga satu bulan ini, akan memaksimalkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

PDAM Tirta Segah memberikan ruang pelayanan dan konsultasi kepada masyarakat di kantor PDAM yang berada di Jalan Raja Alam Tanjung Redeb dengan menghubungi bagian pelayanan pelanggan. Selain itu, untuk mendekatkan pelayanan, juga bisa menghubungi unit-unit PDAM yang ada di 3 wilayah tersebut.

 

“Kalau yang di 3 kecamatan ini, semua yang sudah terdaftar, yang penting nanti mereka bayar dan pipanya ada, kita pasang. Jadi tidak ada tahun antrian, 2008 sampai 2016 kita buka semuanya. Jadi bukan mendaftar baru, sejauh sudah terdaftar kita berupaya untuk melayani,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu calon pelanggan yang sedang melakukan daftar ulang, Andi Murni mengatakan, sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dirinya mengandalkan tetangganya yang telah menjadi pelanggan PDAM. Ia mendaftar sejak tahun 2010 lalu dan sudah melakukan pendaftaran ulang.

“Sudah lama sih nyambung sama tetangga,” pungkas warga Kecamatan Sambaliung ini.(Andi Sawega)