Hanya Jalankan Retribusi, Komitmen Pelindo Dipertanyakan DPRD Berau

 

TANJUNG REDEB – DPRD Berau menggelar rapat gabungan komisi, Senin (16/10/2017). Rapat tersebut menghadirkan Dinas Perhubungan Berau dan PT Pelindo IV.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Saga yang mengatakan, pertemuan ini menindaklanjuti kerja sama antara PT Pelindo IV dengan Pemkab Berau, mengenai pengelolaan pelabuhan di Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.

Dikatakan Saga, masyarakat Tanjung Batu melalui Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) mempertanyakan komitemen PT Pelindo IV yang pernah melakukan sosialisasi. Pasalnya, sejauh ini masyarakat belum melihat komitmen PT Pelindo IV yang mengelola Pelabuhan Tanjung Batu, kecuali penarikan retribusi parkir dan tarif masuk dermaga.

Komitmen yang hingga kini tidak dilakukan adalah melabuhkan kapal penumpang milik PT Pelni. Juga, mengupayakan komunikasi untuk pembebasan bagan yang ada di alur pelayaran serta tidak melakukan pemarkiran kendaraan di atas demaga baik roda dua maupun roda empat.

“Pada kenyataannya sudah kurang lebih 1 tahun mengadakan pungutan parkir, tetapi yang dijanjikan dari awal tidak ada realisasi,” bebernya.

Karena itu, masyarakat Kampung Tanjung Batu, tambah Saga, meminta agar MoU antara pemerintah dengan PT Pelindo ditinjau ulang. Karena, pelabuhan sudah difungsikan oleh pihak Pelindo, tetapi tidak ada aktivitas lain di pelabuhan.

“Pelabuhan sudah difungsikan, tapi kapal belum ada masuk. Itu yang dipertanyakan masyarakat. Pelindo terkesan hanya memanfaatkan parkir dan pungutan masuk, aktivitas lain tidak ada. Kalau aktivitasnya hanya bentuk pungutan di pintu masuk dan di area parkir, masyarakat juga siap melakukan itu,” jelasnya.

Namun, dalam pertemuan itu, baik pemerintah maupun pihak Pelindo, juga punya pemikiran yang sama dengan masyarakat.

“Jadi nanti akan dikaji dan dievaluasi terkait MoU itu,” pungkasnya.(advertorial/bnc)