KUA-PPAS Perubahan 2017 Disahkan, Dewan Minta Perbanyak PL

 

TANJUNG REDEB – Setelah melalui proses pembahasan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemkab Berau akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan 2017.

Ketua DPRD Berau Syarifatul Sya’diah mengatakan, pembahasan KUA-PPAS memakan waktu sekitar dua pekan di internal DPRD, dilanjutkan tiga hari pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dalam pembahasan, disampaikan beberapa saran yang disampaikan dewan dalam pembahasan KUA-PPAS ini.

Salah satunya, beberapa anggota dewan meminta agar Pemkab menunda atau merasionalisasi anggaran kegiatan MYC (Multiyears Contract), khususnya yang pengerjaannya belum dimulai. Dewan juga menyarankan agar di APBD-P memperbanyak kegiatan dengan sistem penunjukan langsung (PL).

“Dari pada tidak terserap. Multiyears yang progresnya masih nol, juga kami anggap tidak perlu ditambah anggaran. Sayang kalau dianggarkan di perubahan,” jelasnya, Kamis (12/10/2017).

Baca Juga : MoU KUA-PPAS APBD Perubahan 2017 Ditandatangani

Pihaknya juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menginvetarisasi kegiatan atau proyek yang bisa dilaksanakan dalam waktu singkat.

“Kita minta prioritaskan kegiatan yang kira-kira bisa diselesaikan dalam waktu dua atau tiga minggu, supaya tidak mubazir karena sudah dianggarkan tapi tidak terserap. Apalagi untuk kegiatan di perubahan ini tidak bisa dimasukkan di anggaran murni, harus menunggu perubahan tahun depan,” pungkasnya.

Dewan juga berharap agar seluruh organisasi perangkat daerah memaksimalkan sisa waktu tahun anggaran 2017 untuk menyelesaikan program yang sudah berjalan.(advertorial/bnc)