Waktu Mepet, DPRD Berau Fokus Bahas KUA-PPAS Perubahan 2017

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau tengah fokus membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017 maupun APBD 2018.

Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah mengatakan, pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2017 yang telah disampaikan pemerintah kabupaten terus dilakukan, baik secara internal maupun melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini kami lagi bahas. Seminggu ini kami fokus bahas KUA-PPAS. Jumat (hari ini-red) kemungkinan sudah selesai semua. Senin depan, kami bawa ke Badan Anggaran (Banggar),” kata Syarifatul, Kamis (05/10/2017).

Pembahasan KUA-PPAS perubahan 2017 di Banggar, lanjut politisi Partai Golkar ini, diupayakan tuntas dalam waktu dua sampai tiga hari. Pekan depan, ditarget sudah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPRD dengan Pemkab Berau.

“Kami mengharapkan bisa cepat pengesahan. Karena memang aturannya MoU harusnya Agustus sudah selesai,” ungkapnya.

Dipercepatnya pembahasan APBD-P 2017 mengingat waktu pelaksanaan kegiatan, khususnya proyek fisik terbatas waktu yang singkat. Apalagi proyek fisik masih harus melalui proses lelang, sehingga waktu pelaksanaan dikhawatirkan tidak sampai akhir tahun anggaran.

“Kegiatan di perubahan itu waktunya singkat. Tapi saya tidak tahu nanti, dengan singkatnya waktu, apa ada kebijakan dari Banggar dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) terkait dengan proyek fisik. Itu nanti berkembang dalam pembahasan,” jelasnya.

Menurutnya, jika APBD-P tidak cepat ditetapkan, dikhawatirkan serapan anggaran tidak maksimal hingga akhir tahun. Dampak negatif yang dapat terjadi adalah kualitas pekerjaan jadi kurang baik karena terburu-buru.

“Apalagi bertepatan musim hujan. Khawatirnya material langka. Jadi harapan kami mudah-mudahan bisa dipercepat. Sehingga serapan bisa maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan KUA-PPAS 2018, menurut dia, juga masih terus dibahas.

“Kalau murni inikan waktunya masih panjang. Karena proyek dikerjakan tahun depan. Tapi kita upayakan MoU bisa berbarengan dengan perubahan (APBD-P 2017),” pungkasnya.(advertorial/bnc)