Dana Reboisasi Masih Menjadi Ganjalan Keuangan Berau

 

TANJUNG REDEB – Kekhawatiran dan ketakutan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR), membuat dana ini terus menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) bagi keuangan Kabupaten Berau. Bahkan, tahun 2017 ini, DBH-DR yang menjadi Silpa mencapai Rp352 miliar. Kondisi ini membuat Fraksi Partai Nasdem DPRD Berau angkat bicara. Nasdem menilai dana mengendap itu, masih menjadikan ganjalan.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Partai Nasdem DPRD Berau, Achmad Rijal saat membacakan pandangan akhir fraksinya pada Rapat Paripurna pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun 2017 menjadi Perda, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Berau, baru-baru ini. 

Dikatakannya, Fraksi Partai Nasdem khawatir kalau dana DBH-DR ini tidak termanfaatkan dan terus menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa). Dampaknya akan merugikan keuangan daerah, dan masyarakat Kabupaten Berau secara keseluruhan.

“Masih adanya Dana Reboisasi yang belum bisa kita gunakan secara optimal guna mendukung pembangunan di Kabupaten Berau, masih menjadi ganjalan bagi kita,” tuturnya.

Untuk itu, Fraksi Partai Nasdem berharap, agar Bupati Berau, Muharram, dapat berdialog secara langsung dengan Menteri Keuangan dan Menteri Kehutanan, agar ada solusi Dana Reboisasi ini bisa digunakan untuk pembangunan.

“Kami harapkan, Bupati mengkonsultasikan pemanfaatan Dana Reboisasi Kabupaten Berau yang hingga kini masih belum dapat dimanfaatkan,” tandasnya.(bnc)