Fraksi Gerindra dan Demokrat Ingatkan Pengadaan Alat Berat

 

TANJUNG REDEB – Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Demokrat DPRD Berau mengkritisi rencanapengadaan alat berat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Hal itu disampaikan masing-masing fraksi dalam pandangan akhir fraksinya tentang penetapan RAPBD-P 2017 menjadi APBD-P 2017, Senin (23/10/2017) lalu.

Juru bicara Fraksi Partai Gerindra, M. Ichsan Rapi mengatakan, fraksinya mendukung pengadaan alat berat demi efisiensi penganggaran pembangunan, utamanya pembangunan jalan desa dan usaha tani. Namun dalam penggunannya, hanya diperuntukkan pada pekerjaan swakelola dan tidak untuk dikomersilkan atau disewakan.

“Untuk itu, sebaiknya prosedur pengoperasian alat berat tersebut dibuatkan aturan yang kita sepakati bersama sehingga jangan sampai pengoeperasiannya ditunggangi dengan kepentingan politik,” tegasnya.

 

Sementara Juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Abdul Waris mengatakan, dalam pengadaan alat berat itu, fraksinya memandang perlu dilakukan kajian dan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penggunaan alat berat, khususnya dari instansi terkait.

“Hal ini penting dilakukan, agar pengadaan alat berat tersebut, dapat berfungsi secara efisien khususnya di kampong,” ucapnya.

 

Menjawab itu, Bupati Berau Muharam, mengapresiasi masukan terkait alat berat yang disampikan Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Demokrat. Dikatakannya, perlu dipahami rencana pengadaan alat berat itu, sesungguhnya dari jauh hari sebelum dirinya menjabat Bupati, sudah dicetuskannya. Tujuannya, guna mengefisiensikan anggaran pembangunan, khususnya di kampung. Pasalnya, Muharram menilai, pembangunan jalan kampung tidak akan tuntas jika dilelang atau diserahkan kepada kontraktor.

“Alat berat yang kita adakan itu memang bukan untuk dikomersilkan. Jadi kalau misalnya alat berat itu ada, kampung yang ingin membuat jalan tidak perlu lagi diproyekkan cukup mengadakan BBM, biaya operator dan lain-lain. Alatnya sudah disediakan UPTD PU, sehingga biayanya relatif jauh lebih murah,” tandasnya.(bnc)