Berau Masih Minim Tenaga Penyuluh Pertanian

TANJUNG REDEB - Untuk membawa sektor pertanian menjadi lebih maju dan berhasil, peran tenaga penyuluh pertanian merupakan hal yang cukup penting, terutama dalam melakukan pendampingan kepada petani.

Namun hingga saat ini tenaga penyuluh pertanian di Berau, rupanya masih mengalami keterbatasan. Pasalnya, dari 100 kampung yang ada, hanya memiliki beberapa orang penyuluh pertanian, sehingga kondisi tersebut menuai sorotan dari salah satu anggota Komisi II DPRD Berau, Eli Esar Kombong, yang ditemui beraunews.com, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sangat tidak efektif jika dalam satu desa hanya ada satu tenaga penyuluh pertanian, atau bahkan tidak ada penyuluh pertaniannya. Sebab hingga saat ini tenaga penyuluh tersebut sangat dibutuhkan dalam menunjang keberhasilan pertanian.

“Penyuluh pertanian ini bisa juga kita katakan sebagai ujung tombak Pemkab untuk melakukan pendampingan terhadap petani di Berau, sebab peran penyuluh ini yang diharapkan mampu mendorong keberhasilan penerapan pertanian kita," ungkapnya.

Ketersediaan tenaga penyuluh pertanian tersebut, dikatakannya akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan sektor pertanian. Untuk mengatasi kekurangan tenaga penyuluh tersebut, Esar mengatakan, pihak Pemkab melalui Dinas Pertanian, bisa mendata jumlah sarjana pertanian di Kabupaten Berau, agar dapat membantu menjadi penyuluh pertanian.

Politisi Partai Gerindra ini juga mengungkapkan tujuan penambahan penyuluhan pertanian tersebut ialah dalam rangka menghasilkan SDM sebagai pelaku pembangunan pertanian yang berkompeten, sehingga dapat mengembangkan sektor pertanian yang mampu menggerakkan masyarakat untuk memberdayakan pertanian yang baik serta mendampingi para petani untuk peningkatan hasil pertanian masyarakat.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia