DPRD Usahakan Dapat Perhatian Pusat untuk Segera Mengoperasikan PLTU Teluk Bayur

 

TANJUNG REDEB – Terkait permasalahan pemadaman bergilir yang tak kunjung henti oleh PLN, memang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, lantaran listrik saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan primer bagi masyarakat, tak terkecuali masyarakat Kabupaten Berau.

Ditemui beraunews.com, Selasa (22/08/2017), Wakil Ketua DPRD Berau, H. Sa'ga mengatakan, jika wakil rakyat yang duduk di dewan juga selalu memberikan perhatian untuk masalah ini.
 
"Ini kan problema klasik ya. Dalam jangka waktu tertentu memang listrik tidak ada pemadaman, tetapi setelah itu? Kita juga tidak bisa prediksi kan kapan akan terjadi pemeliharaan mesin di PLTU Lati, yang mengharuskan adanya pemadaman bergilir lagi, maka dari itu semua kemungkinan harus siap kita hadapi," terangnya.
 
Dikatakannya juga, untuk saat ini PLN tidak bisa hanya berharap dengan daya dari PLTU Lati. Karena seperti yang diketahui mesin itu juga sudah memasuki usia puluhan tahun.
 
"Jadi perlu ada persiapan daya yang harus standby. Untuk itu perlu adanya pemikiran baru guna mengatasi itu semua," tambahnya.

 

Untuk langkah ke depannya, DPRD Berau akan selalu melakukan komunikasi dengan Pemkab Berau, guna meminta perhatian PLN Pusat agar permasalahan listrik di Kabupaten Berau bisa diberi perhatian khusus.
 
BACA JUGA : Wakil Ketua DPRD : Sebaiknya Manager PLN Berau Mengundurkan Diri
 
"Yang kita usahakan adalah perhatian khusus terkait pembangunan PLTU yang ada di Teluk Bayur, yang sampai sekarang belum berfungsi, sebagaimana masukan kami Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam Pandangan Akhir terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016 menjadi Perda. Dan menurut saya, percuma saja kita teriak-teriak di PLN Area Berau, karena dia hanya sebagai operator pelaksana yang disiapkan oleh pusat," tutupnya.(**/bnc)