Dewan Minta Pemkab Desak Percepatan Pembangunan Jembatan Bujangga

 

TANJUNG REDEB- Guna meningkatkan kembali perekonomian yang sempat terganggu karena kerusakan infrastruktur, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Vitalis Paulus Lette berharap agar perbaikan Jembatan Bujangga bisa selesai sesuai target.

Vitalis mengatakan jika memang proyek perbaikan Jembatan Bujangga sudah diharapkan sejak lama. Saat ini pun diharapkan bisa selesai sesuai target yang ditentukan oleh kontraktok pelaksana.

“Yang jelas kita harap bisa secepatnya selesai sesuai target yang mereka tentukan, dan meminta pemerintah mendesak pihak-pihak pelaksana secara intens, sebagaimana masukan kami Fraksi Partai Demokrat dalam Pandangan Akhir terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016 menjadi Perda,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (21/08/2017).

Meski demikian, pihaknya juga tidak memungkiri adanya kendala di lapangan. Pasalnya, setiap kegiatan yang dilakukan jelas berbeda-beda kendala jika dilakukan melihat situasi dan kondisi di lapangan.

“Setiap kegiatan pasti berbeda jika kita bikin jembatan di satu daerah dengan daerah lain. Tapi kita tetap berharap kegiatan itu bisa diselesaikan sesuai dengan target,” tambahnya.

Dikatakannya, untuk proyek-proyek yang menggunakan APBN atau APBD tingkat 1, memang biasanya pihak DPRD jarang meminta informasi terkait progress pelaksanaan pengerjaannya.

“Kalau APBN memang kita tidak tanya progresnya. Kita hanya melihat sejauh mana pengerjaannya,” ucapnya.

Dikatakannya, jika menggunakan APBD Berau, biasanya DPRD melakukan rapat kerja dengan mitra yakni dinas-dinas atau badan untuk mengetahui sejauh mana progres program-program yang dilakukan oleh dinas tersebut.

“Berbeda kalau dia pakai APBD. Kita biasanya rapat dengan mitra kita untuk mengetahui sejauh mana progres program mereka,” terangnya.

Diketahui, dengan terjadinya kerusakan insfrastruktur jalan di daerah Bujangga tersebut mengakibatkan beberapa usaha warga terpaksa tutup atau bahkan berpindah tempat. Jika jalan tersebut kembali bisa dilalui, maka secara otomatis usaha mereka juga bisa kembali dibuka dan pertumbuhan ekonomi pun bisa membaik.

“Di sisi lain kita punya jalan alternatif lagi untuk melintas yakni di Jalan Bujangga dan di Jalan Raja Alam. Pada intinya kalau itu bisa selesai kita harap perekonomian masyarakat juga bisa meningkat,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia