Jembatan Pulau Besing Jadi Sorot Dewan

 

TANUNG REDEB- Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Merancang Ulu dan Pulau Besing, Kecamatan Gunung Tabur menjadi perhatian anggota DPRD Berau, khususnya Komisi III dan Fraksi Partai Gerindra, yang beberapa waktu lalu sempat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke lokasi jembatan.

Dalam kunjungan anggota DPRD ke lokasi, mereka mendapatkan beberapa permasalahan terutama kontruksi yang dianggap tidak sesuai dengan design atau gambar.

Anggota Komisi III DPRD Berau, M. Ichsan Rapi mengatakan, jika memang ada beberapa permasalahan di lokasi tersebut sesuai dengan hasil kunker beberapa waktu lalu. Selain design, kondisi jembatan juga terdapat kemiringan.

"Memang dari hasil kunker dan kajian di lokasi beberapa waktu lalu, ada beberapa kemiringan dan jembatan tidak sesuai dengan gambar," ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Senin (14/08/2017).

Politikus Partai Gerindra ini, menambahkan, menyikapi kondisi jembatan tersebut, pihaknya menilai sudah saatnya dilakukan kajian untuk mengetahui keamanan jembatan tersebut, agar dikemudian hari tidak menimbulkan korban jiwa akibat gagal kontruksi. Hal ini juga demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya masyarakat yang memanfaatkan jembatan tersebut.

"Memang perlu ada kajian kembali untuk mengetahui keamanannya, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari," kata dia.

Dalam Rapat Paripurna Pandangan Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Berau terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016, Jembatan Pulau Besing ini juga menjadi salah satu pembahasan. Fraksi Partai Gerindra berharap, agar Bupati Berau bisa memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar setidaknya bisa lebih proaktif dalam memberi data dan informasi kepada legislatif.

"Itu salah satu harapan kita, informasi juga penting dan kami harap ke depannya OPD bisa memberikan itu," bebernya.

Diketahui juga jika jembatan itu merupakan alat penghubung yang cukup lama diharapkan masyarakat. Otomatis, manfaatnya sangat dirasakan masyarakat dan jangan sampai akses yang memudahkan transportasi masyarakat melintas ini hanya bertahan sementara.

"Kita harap ini bisa dikaji kembali dan jika memang ada kesalahan atau permasalahan bisa segera dibenahi agar kondisi jembatan bisa aman dan nyaman untuk pengguna jalan," pungkasnya.(bnc).

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia