Komisi II DPRD Berau Soal Kelas Jalan, PT PMB : Kok Baru Sekarang Dikritisi

 

TANJUNG REDEB- Wacana Komisi II DPRD Berau untuk memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait aktivitas perusahaan peti kemas PT Tempuran Mas (Temas) yang dilaksanakan oleh PT Prima Mas Berau (PMB), yang menggunakan jalan umum untuk mengangkut kontainer, dikatakan Direktur Utama PT PMB, Nuhgrahi Mawan, merupakan kewenangan DPRD Berau.

"Itu kewenangannya (DPRD-red). Kami mohon maaf tidak punya hak menjawabnya. Atau silahkan mengkonfirmasi kepada institusi yang bersangkutan. Sebagaimana yang dimaksud terkait angkutan peti kemas oleh PT Temas," ujarnya kepada beraunews.com, Senin (07/08/2017).

Sempat dikatakan belum memiliki lapangan atau depo kontainer, pihaknya membantah hal tersebut dan menegaskan saat ini Temas telah memiliki lapangan atau depo kontainer di Jalan Karang Mulyo, Kelurahan Karang Ambun, Tanjung Redeb.

 

"Kami ucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan terkait kehadiran Temas di Berau, berikut dampak positif sebagaimana yang dimaksud dan sangat sejalan dengan komitmen kami. Kami sudah memiliki depo, silahkan berkunjung dengan senang hati kami terima," ungkapnya.

BACA JUGA : Dilematis Keberadaan PT Temas, Komisi II DPRD Berau Akan Panggil Para Pihak

Menyinggung pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Achmad Rijal, terkait kelas jalan yang dikhawatirkan tidak sesuai dengan tonase yang dimuat oleh Temas saat menggunakan jalan umum, pihaknya mengaku heran mengapa baru saat ini hal tersebut dikritisi.

"Menyoal penggunaan kelas jalan yang selama ini juga selalu digunakan oleh kendaraan roda 10 sesuai keperluaannya, kok baru sekarang dengan hadirnya Temas dikritisi. Ada apa dan hal ini sangat menjadi tanda tanya besar dalam tim kami," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: Rita Amelia