PT Temas Tak Libatkan TKBM, Dewan Akan Panggil Pihak Terkait

 

TANJUNG REDEB- Beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Berau, menggelar rapat dengar pendapat atau hearing dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau, guna menyampaikan keluhan karyawan atas kehadiran PT Tempuran Emas (Temas).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Achmad Rijal. Menurutnya, ada beberapa keluhan dari TKBM Berau terhadap perusahaan peti kemas kedua di Berau tersebut, yakni tidak dilibatkannya TKBM dalam kegiatan bongkar muat oleh PT Temas.

"Ya, kami memang ada dikunjungi teman-teman TKBM. Mereka menyampaikan uneg-unegnya, karena PT Temas dianggap tidak libatkan mereka sebagai koperasi yang resmi. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.35 Tahun 2007 tentang Pedoman Perhitungan Tarif Pelayanan Jasa Bongkar Muat Barang dari dan ke Kapal di Pelabuhan, kegiatan seharusnya melibatkan TKBM," jelasnya kepada beraunews.com, Jumat (04/08/2017).

 

Kegiatan bongkar muat di pelabuhan yang semestinya melibatkan TKBM, dikatakan Rijal, PT Temas justru mengambil tenaga kerja dari luar.

"TKBM sebagai organisasi resmi, sebagaimana ketentuan, telah mengikuti prosedur terutama dalam menjaga keselamatan tenaga kerja, seperti pemakaian safety, helm, dan lain-lain. Anggotanya juga diasuransikan," ujarnya.

 

Terkait hal itu, dikatakan Kamai (sapaan akrabnya-red), pihaknya akan segera mengagendakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait seperti TKBM, PT Temas, Dinas Perindustriann Perdagangan dan Koperasi serta beberapa pihak lain yang dinilai berkaitan.

"Kalau untuk kerjasama, TKBM saat ini juga masih menjalin kerjasama dengan PT SPIL. Dan untuk menindaklanjuti hearing beberapa waktu lalu, akan kita adakan pertemuan kembali dengan seluruh pihak terkait untuk membahas kelanjutannya," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia