Rencana Bangun PLTA, Ini Tanggapan DPRD

TANJUNG REDEB – Beberapa bulan lalu Bupati Berau menggagas pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dengan memanfaatkan air sungai yang ada di Kabupaten Berau. Atas rencana tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi menanggapi, jika hal itu bisa saja dilakukan dengan melihat potensi sungai yang ada.

Ichsan Rapi mengatakan, rencana atau gagasan tersebut sangat baik untuk membantu kebutuhan listrik di Kabupaten Berau. Namun, sebelum melakukan hal tersebut, jelas diharapkan adanya studi kelayakan terlebih dahulu untuk menentukan lokasi dan lain sebagainya.

"Kalau dari kacamata saya, itu bagus dilakukan dan saya yakin bisa. Tapi, sebelumnya kita cek dulu melalui studi kelayakan, sungai yang mana paling berpotensi bisa manfaatkan sebagai PLTA," ungkap pria yang akrab disapa Iccang tersebut kepada beraunews.com, Rabu (02/08/2017).

Dikatakan politisi Partai Gerindar ini, mengapa dirinya yakin jika Berau bisa membangun PLTA? Ichsan mengambil contoh seperti di daerah Sulawesi Selatan yang sudah lebih dulu membangun PLTA, dan bisa membantu daya di dua provinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dan sungai yang dimanfaatkan tidak terlalu besar.

"Kalau yang di Sulawesi itu sungainya tidak terlalu besar, masih besar lagi sungai kita di Berau ini, untuk lebarnya sendiri bisa kita hitung dari panjang jembatan penyeberangan dari Tanjung menuju Gunung Tabur maupun Sambaliung," kata dia.

Ia berharap jika hal tersebut atau rencana itu bisa terlaksana, namun yang pasti perlunya uji kelayakan yang harus dilakukan sehingga hasil yang diharapkan juga bisa maksimal. Ia yakin Berau bisa mengcover untuk Kabupaten Berau sendiri dulu, sedangkan sungai kecil di Sulawesi saja bisa mengcover dua provinsi.

"Kalau untuk dayanya kita belum tahu, yang jelas uji kelayakan dulu, dan kita harap bisa bisa berjalan agar kita bisa memanfaatkan air sungai yang ada ketimbang batu bara," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia