Payah!!! Hanya 3,7 Persen Perusahaan Laporkan Realisasi THR

 

TANJUNG REDEB – Setelah melakukan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, beberapa waktu lalu, DPRD Berau mengetahui bahwa hanya 13 perusahaan atau 3,7 persen yang memberikan laporan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

"Jumlah perusahaan yang tercatat di Disnakertrans Berau kan ada sekitar 351, nah yang memberikan laporan jika sudah memberikan THR kepada karyawannya, hanya sebanyak 13 perusahaan," ungkap anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, ketika ditemui beraunews.com, di ruang kerjanya, Senin (31/07/2017).
 
BACA JUGA : Komisi I DPRD : THR Wajib Diberikan atau Siap-Siap Terima Sanksi
 
Dikatakannya, dari sisa perusahaan yang belum melakukan pelaporan, bisa jadi belum memberikan THR, atau mungkin pemberian jumlah THRnya tidak sesuai.
 
"Diduga 338 atau 96,3 persen perusahaan yang tidak memberikan laporan ke Disnakertrans ini, sudah memberikan THR, tetapi mungkin jumlahnya tidak sesuai aturan," tambahnya.
 
Mengingat fungsi DPRD hanya sebagai pengawas, maka Feri berharap, agar pihak Disnakertrans Berau bisa memberikan sanksi bagi perusahaan yang membandel sebagaimana amanah Permenaker nomor 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
 
BACA JUGA : Soal Pemberian THR yang Tidak Sesuai Permenaker 6/2016, Ini Kata Kadisnakertrans
 
"Diekspose kalau bisa, jadi mana saja perusahaan yang sudah melaporkan dan yang belum laporan, bisa diketahui masyarakat. Setidaknya ada sanksi sosial, agar perusahaan-perusahaan yang tidak memberikan laporan, tidak melakukan hal sama di tahun berikutnya, karena masyarakat juga sudah mengetahui hak-hak yang bisa didapatkannya ketika bekerja di suatu perusahaan," pungkasnya.(bnc)