Pasokan Aman, Berau Bakal Bebas Gelap Selama Bulan Puasa

 

TANJUNG REDEB – Menghadapi datangnya bulan Ramadan yang tinggal sekitar dua minggu lagi, DPRD Berau tak ingin adanya kendala pasokan listrik. Untuk itu, PLN dipanggil guna memberikan kejelasan terkait masalah ini.

Bertempat di gedung rapat gabungan DPRD Berau, Senin (15/05/2017), pertemuan digelar membahas hal ini. Dikatakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Syahruni, terkait masalah listrik ini sudah aman.

"Masyarakat tidak usah khawatir bakal buka puasa gelap-gelapan, karena PLN sudah memastikan listrik tetap menyala selama bulan puasa ini hingga lebaran Idul Fitri nanti," terangnya.

Tak hanya itu, permasalahan klasik terkait pemadaman listrik ini, juga tak hanya sebatas bulan puasa dan lebaran, tetapi juga kalau bisa untuk seterusnya.

"Ya nanti kita lihat ke depannya, karena kondisi mesin boiler juga tidak bisa diprediksi. Seperti halnya manusia yang bisa juga tiba-tiba sakit, ya seperti itu jugalah mesin. Tapi kita lihat nantilah, kalau masih mati-mati juga, kita bakal panggil lagi PLN ini," imbuhnya.

 

Manager PLN Area Berau, Ari Prasetyo Nugroho, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, PLN memang sudah mempersiapkan pasokan listrik agar aman selama bulan Ramadan.

"Kita sudah siapkan pasokannya, dengan mengoptimalkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, agar listrik tidak ada lagi pemadaman," ucapnya.

Selain itu, untuk kebutuhan listrik setelah lebaran pun akan diusahakan untuk tetap stabil, sehingga tidak terjadi lagi pemadaman bergilir seperti yang sebelumnya biasa terjadi.

"Aman sampai setelah lebaran, terkecuali ada hujan badai atau kondisi-kondisi tertentu yang tidak memungkinkan, maka ya mau tidak mau listrik harus dipadamkan. Tetapi, selama kondisinya stabil maka listrik juga akan tetap stabil," pungkasnya.(bnc)