Najmuddin Gelar Reses, Ini yang Diharap Masyarakat

 

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Najmuddin, menggelar kegiatan jaring aspirasi masyarakat, dalam masa resesnya beberapa waktu lalu.

Dalam masa reses yang dilakukan di wilayah Dapil I Tanjung Redeb, tepatnya di Kelurahan Gunung Panjang, ada beberapa aspirasi masyarakat yang ia terima. Diantaranya masyarakat sangat berharap adanya pembangunan jalan pintas di sekitar Jalan Durian III, Tanjung Redeb.

Sebab selama ini, dikatakannya masyarakat cukup mengeluhkan kondisi lalu lintas di jalan tersebut yang cukup padat oleh kendaraan. Selain itu, keinginan masyarakat terhadap adanya jalan pintas tersebut ialah agar keamanan terhadap anak sekolah di sekitar lingkungan tersebut tidak terganggu oleh maraknya kendaraan yang melaju dari berbagai arah.

“Banyak sekali masyarakat yang kepingin adanya jalan pintas. Mereka menilai saat ini kemacetan di jalan utama (Jalan Durian III-red) akan sangat berdampak pada anak sekolah yang ada di lingkungan jalan ini. Jadi, masyarakat ingin jalan keluar dan masuk itu dibedakan. Jalan pintas tersebut bisa dibangun melalui Jalan Albina tembus menuju Gang Padat Karya di Jalan Gunung Panjang,” jelasnya kepada beraunews.com, saat ditemui dikediamannya, Sabtu (06/05/2017).

 

Selain jalan pintas tersebut, ia juga menerima aspirasi dari masyarakat yang mengeluhkan distribusi air dari PDAM yang dinilai masih kurang memuaskan. Pasalnya, pendistribusian air bersih yang semula dilakukan melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) Singkuang, kemudian dialihkan melalui IPA Raja Alam, menjadi kurang lancar.

“Warga juga mengeluhkan air PDAM yang kata mereka sejak dipindahkan IPA-nya justru tidak lancar, debit airnya jadi kurang deras,” ucapnya.

Adapun aspirasi lainnya yang ia terima dari masyarakat ialah perihal kondisi jalan atau gang kecil di sekitaran wilayah tersebut yang masih banyak dan belum pernah mendapat sentuhan semenisasi ataupun proses pengerasan jalan lainnya. Hal itu menjadi prioritas bagi masyarakat yang kerap melintas, begitupun dengan masyarakat yang bermukim di sekitar jalan tersebut.

 

“Kami melakukan penjaringan aspirasi ini di Jalan Gunung Panjang sekitar dua kali, dan di Jalan Albina sendiri sekali. Apa yang disampaikan masyarakat ini akan kami coba usahakan, meskipun kami tahu bahwa saat ini Pemkab sendiri sedang dalam masa defisit, tapi pasti akan dilihat mana yang skala prioritas dan mana yang tidak,” ujarnya.

Tak hanya menyerap aspirasi dari masyarakat, namun ia juga akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait hal yang disuarakan masyarakat tersebut.

“Kami juga akan bawa suara masyarakat ini ke pihak yang memang mengerti akan hal yang dibutuhkan masyarakat. Misal untuk jalan, kami akan koordinasi juga dengan Dinas Pekerjaan Umum, begitu juga dengan masalah air, kami akan koordinasi dengan PDAM bersangkutan,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia