DPRD Dukung Masuknya Operator Peti Kemas PT Tempuran Emas

TANJUNG REDEB – Target PT Pelindo IV untuk menambah operator peti kemas serta merampungkan pelabuhan penumpukan di Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, pada tahun 2017, mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari DPRD Berau.

Dengan jumlah operator peti kemas yang tidak hanya satu, serta adanya pelabuhan penumpukan yang dapat menunjang, dikatakan Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya'diah, langkah yang tepat untuk mengatasi monopoli harga. Selain itu, arus distribusi barang juga dapat menjadi lebih cepat dengan adanya lebih dari satu operator peti kemas.

"Kami sangat senang mendengarnya. Karena selama ini kami juga mendapat keluhan dari masyarakat, bahwa pembongkaran barang yang melalui peti kemas itu agak lambat. Jadi dengan adanya persaingan atau terjadinya kompetitif dari operator peti kemas, masing-masing bisa memberikan yang terbaik," ujarnya kepada beraunews.com, Selasa (21/03/2017).

BACA JUGA : PT Pelayaran Tempuran Emas Siap Masuk Berau?

Ia juga berharap, jika hal tersebut dapat segera terwujud maka akan membantu proses pekerjaan masyarakat yang bergantung pada pengiriman barang. Begitu juga dengan harga, ia berharap akan jauh lebih bersaing ketimbang saat ini.

"Kalau selama ini mungkin bisa sampai tertahan dua minggu barang yang dibongkar melalui peti kemas. Seperti material dari Jawa, itu suka menumpuk kalau akhir tahun. Tapi semoga kalau sudah terealisasi, bisa lebih cepat dan lebih baik lagi," ujarnya.

Ia pun berharap target PT Pelindo IV tersebut dapat terealisasi secepatnya.

"Kami juga turut mendorong hal ini, semoga segera terwujud demi kebaikan dan mendukung perekonomian Berau yang lebih baik," tandasnya.

Adapun operator peti kemas yang diwacanakan akan masuk ke pelabuhan Berau sembari menunggu pelabuhan penumpukan di Kampung Gurimbang selesai ialah PT tempuran Emas.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia