Ketua DPRD : Penyu Daya Tarik Wisatawan, Jangan Diburu!!!

 

TANJUNG REDEB – Terkait dengan adanya aksesoris dari sisik penyu yang masih ditemukan beredar di objek wisata Pulau Derawan, Ketua DPRD, Syarifatul Sya'diah, angkat bicara.

Menurutnya, edukasi terkait keselamatan biota laut yang merupakan salah satu ikon Berau tersebut harus lebih ditingkatkan. Tidak hanya kepada masyarakat lokal, namun juga kepada seluruh wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Berau.

Keberadaan aksesoris dari sisik penyu tersebut tidak akan dapat dihilangkan dari pasar, kecuali tidak ada permintaan ataupun minat dari para wisatawan untuk membelinya.

"Kalau tidak ada yang beli mana mungkin pengrajin atau penjual aksesoris itu memproduksi. Berarti saat ini minat terhadap barang itu masih sangat tinggi," ujarnya kepada beraunews.com, Selasa (07/02/2017).

BACA JUGA : Penjual Aksesoris Sisik Penyu : Asal Bupati dan Wabup Tidak Tahu, Aman !!!

Sehingga untuk meminimalisir perburuan terhadap penyu, dalam hal ini ia meminta kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melakukan pembinaan kepada para pengrajin dan penjual aksesoris dari sisik penyu maupun dari satwa dilindungi lainnya.

"Yang paling berkompeten dalam bidang konservasi ini harus punya jurus ampuh untuk membina para pelaku pemburu satwa dilindungi agar menghentikan kegiatan mereka. Bisa dibina untuk membuat kerajinan dari bahan selain sisik penyu," katanya.

Selain memberikan pembinaan kepada para pengrajin dan penjual, setiap wisatawan juga menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dan Pemkab untuk memberikan pengertian agar tidak membeli aksesoris dari satwa dan biota yang dilindungi.

"Kita juga harus sama-sama mengingatkan kepada orang-orang terdekat untuk tidak membeli aksesoris dari sisik penyu. Masih banyak aksesoris yang lebih bagus tanpa harus dari sisik penyu. Tanamkan kesadaran bahwa yang menarik wisatawan ke tempat kita itu justru karena keberadaan satwa dan biota langka, salah satunya penyu itu. Makanya jangan diburu, kalau punah apa lagi yang kita andalkan," jelasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia