Kondisi Jalan Hambatan Pariwisata, Ini Saran DPRD Berau

 

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Muhammad Yunus mengakui, jika saat ini sebagian besar ruas jalan penghubung antar kecamatan, kondisinya rusak berat, bahkan tak jarang ada yang nyaris putus karena longsor. Hal inilah yang dinilai akan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisata ke wilayah Kabupaten Berau.

Sejatinya, permasalahan tersebut, menurut Yunus, dapat segera diatasi, jika Pemkab Berau dan SKPD yang ada, gencar mendorong pengalihan pengelolaan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, menjadi kewenangan kabupaten.

“Kalau kita serius, dari Dinas Pekerjaan Umum, Dishub, Disbudpar, pemerintah sendiri konsolidasi ke provinsi hingga pusat agar ruas jalan yang rusak ini diajukan menjadi kewenangan daerah. Saya yakin ini pasti berhasil, sekarang pemerintah daerah dan SKPD terkait mau tidak melakukan itu?” ujarnya saat menghadiri rapat di kantor Disbudpar Berau, Rabu (01/02/2017).

Ia juga mengatakan, jika dengan kondisi ruas jalan yang ada saat ini, diyakini akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau. Terlebih, Pemkab Berau dalam lima tahun ke depan memprioritaskan pengembangan wisata sebagai salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA JUGA : Kondisi Jalan Pengaruhi Kunjungan Wisatawan

“Kabupaten Berau ini bisa dikatakan kabupaten paling lengkap diantara kabupaten lain se-Indonesia. Dari hulu hingga ke hilir, semua dipenuhi potensi wisata yang menarik, di darat dan di laut. Sehingga perlu kerja sama antar SKPD dalam peningkatan infrastruktur yang ada, bukan hanya kewenangan Disbudpar,” tuturnya.

Selain menjalin kerjasama dengan lintas SKPD, dalam pengembangan wisata Berau, ia mengaku perlu keterlibatan pihak ketiga, baik itu perusahan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) maupun dari investor.

BACA JUGA : Infrastruktur Jalan Hambatan Pariwisata Berau, Ketua DPRD Harapkan Langkah Cepat Pemprov Kaltim

“Pihak ketiga juga perlu, jadi mereka yang membangun, mereka yang mengelola. Nanti hasil dibagi dua dengan pemerintah daerah sebagai pemilik objek wisata. Intinya, ini tugas dan tanggung jawab bersama dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di Berau, dan kami dari DPRD siap membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan itu,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia