DPRD Berau Dukung Pembangunan PLTD di Maratua

 

TANJUNG REDEB – Surat yang dilayangkan Bupati Berau Muharram ke PT PLN (Persero) untuk rencana pengembangan kelistrikan di Pulau Maratua, menjadi topik pembahasan dalam rapat yang digelar DPRD Berau, Senin (16/01/2017).

Dipimpin Ketua DPRD Berau Syarifatul Sya'diah, dan dihadiri beberapa anggota dewan, Manajer PT PLN Rayon Berau Teguh Budi Oktavianto, dan Bappeda, rapat berjalan lumayan alot. Pasalnya, di pulau yang terkenal dengan objek wisatanya ini, memang belum bisa menikmati listrik 24 jam. Meskipun sebenarnya Pulau Maratua sudah masuk dalam prioritas.

"Sudah sejak 2016 lalu ada survei pelanggan, lokasi, dan berapa total kebutuhan pasokan listrik di pulau itu. Tapi untuk kebutuhan bandara Maratua dan resort nantinya sudah mencukupi, karena sudah ada 2 mesin 500 KW dan 1 mesin 1.000 KW,” ungkap Teguh.

Sedangkan untuk pasokan listrik permukiman di Maratua, masih menjadi dilema. Hal ini dikarenakan mesin yang sementara ini berada di tiga kampung di Pulau Maratua, hanya menghasilkan total 3 MW, yang masih belum bisa mencakup keseluruhan kampung.

“Kan ada 4 kampung disana (Maratua-red), yakni Kampung Bohe Silian, Payung-Payung, Teluk Harapan dan Teluk Alulu. Memang belum bisa tercover semua untuk kebutuhan listriknya. Apalagi Maratua ini tidak seperti Derawan, yang notabene daerahnya lebih luas. Sedangkan mesin kita yang beroperasi di sana hanya dapat mencukupi kebutuhan 3 kampung saja,” lanjutnya.

 

Untuk permasalahan ini, pihak PT PLN sebenarnya sudah memiliki perencanaan yang cukup matang.

“Untuk dapat mensuplai keempat kampung, paling mudah dan cepat adalah dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), apalagi kami dari PLN juga sudah melakukan survei lokasi jaringan sekaligus tempat pembangkitnya.

Guna merealisasikan perencanaan ini, PT PLN juga meminta support, sekaligus pengawalan baik dari Pemkab maupun dari DPRD Berau, agar perencanaan ini bisa sesegera mungkin terwujud.

“Kalau bisa dibuatkan surat ke PLN Wilayah, agar masalah pembangunan PLTD ini disegerakan. Dan yang terpenting adalah lokasi lahan guna penempatan PLTD nantinya,” lanjutnya.

 

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Berau Syarifatul Sya’diah memberikan respon positif. Ia mendukung apa yang sudah menjadi perencaan PT PLN. Bahkan, ia juga berharap nantinya PLTD yang direncanakan akan dibangun di Kampung Payung-Payung, ditarget selesai pada semester kedua tahun depan.

“Kami akan coba membantu dan mengawal apa yang menjadi rencana PT PLN ini. Agar pembangunan PLTD bisa rampung juga di Juli 2017,” tuturnya.(bnc)